4 Produk Investasi yang Tahan terhadap Inflasi

Saat memilih produk investasi, ada banyak hal yang perlu Anda pertimbangkan. Jangan terburu-buru memilih agar Anda mendapatkan produk investasi terbaik. Salah satu cara terbaik memilih produk investasi adalah dengan mengetahui investasi yang tahan terhadap inflasi dan memilih salah satunya. Penasaran dengan informasi lengkapnya? Yuk, simak informasi berikut!

Emas

Anda sedang mencari produk investasi yang tahan terhadap inflasi, kalau begitu emas patut untuk dipertimbangkan. Memang, emas tidak memberikan keuntungan besar seperti investasi lain layaknya saham, namun investasi jenis ini sangat tahan terhadap inflasi. Ketertarikan masyarakat terhadap investasi emas juga sudah dimulai sejak zaman dulu dan bertahan hingga kini.

Keuntungannya, nilai emas dalam jangka panjang cenderung mengalami kenaikan, penurunan nilai emas juga jarang terjadi. Tidak hanya itu, Anda juga tidak perlu khawatir berinvestasi emas karena emas sangat mudah dijual maupun dibeli. Kunci sukses berinvestasi emas adalah sabar karena meskipun untung, return-nya tidak bisa diperoleh dalam waktu singkat.

Produk Investasi Berupa Saham dan reksa dana

Saham juga menjadi produk investasi yang tahan terhadap inflasi. Selama Anda bisa melakukan secara bijaksana, saham bisa jadi sangat menguntungkan. Anda harus mencari perusahaan yang menangani barang yang selalu laris dan dibutuhkan oleh orang banyak. Misalnya perusahaan makanan atau farmasi. Saham adalah lindung nilai yang bisa jadi solusi atas kenaikan harga.

Sisi positif dari saham adalah jenis investasi ini sering melakukan pekerjaan yang baik dalam menghadapi transisi dari periode inflasi ke periode deflasi. Paslanya, saham-saham yang menghasilkan dividen di sektor-sektor permintaan tinggi cenderung berkinerja dengan kecepatan yang cukup stabil di sebagian besar jenis ekonomi.

Selain saham, Anda juga bisa mencoba reksa dana. Jenis investasi ini relatif mudah dan murah, khususnya bagi investor pemula. Anda hanya perlu menaruh uang saja dan menunggu dana dikelola oleh manajer investasi untuk memperoleh return. Namun, tentu saja investasi saham walaupun sedikit lebih rumit, tetapi menawarkan Anda potensi return yang lebih besar.

Komoditas

Komoditas adalah kategori luas, yang meliputi biji-bijian, logam mulia, listrik, minyak, daging sapi, jus jeruk, dan gas alam, serta mata uang asing, kredit emisi, dan instrumen keuangan tertentu. Untungnya, Anda memiliki peluang untuk berinvestasi secara luas dalam komoditas melalui ETF. Mengingat komoditas mengalahkan inflasi hingga 66%, iShares S&P GSCI Commodity-Indexed Trust patut dicoba.

Properti

Satu lagi jenis investasi yang sudah lama diketahui tahan terhadap inflasi, yakni properti. Sebagai salah satu jenis investasi yang paling menarik, properti dipilih karena tingkat permintaannya cenderung tinggi. Dengan tingginya pertumbuhan jumlah penduduk saat ini, permintaan terhadap properti akan terus berkembang dan memberikan keuntungan yang cukup besar.

Selama Anda membeli properti yang tepat, keuntungan yang akan Anda dapatkan akan semakin besar. Oleh karena itu, Anda perlu bijaksana dalam memilih properti. Pilihlah properti yang baik, di lokasi yang strategis, dan dilengkapi dengan banyak fasilitas penunjang jika memungkinkan. Citra Sentul Raya merupakan salah satu perumahan atau properti yang layak untuk dipertimbangkan.

Harga properti dalam jangka panjang akan mengalami peningkatan. Dengan semakin tingginya minat terhadap properti seperti yang terjadi saat ini, ekspektasi untuk mendapatkan keuntungan dari investasi, terlepas dari kondisi inflasi, masih bisa Anda wujudkan. Tidak hanya dari harga bangunan, harga tanah yang cenderung naik per tahun juga semakin memperbesar keuntungan.

Itulah beberapa produk investasi yang tahan terhadap inflasi yang perlu Anda ketahui. Beberapa produk di atas bisa Anda coba untuk menghadapi kondisi inflasi yang bisa jadi merugikan. Semoga bermanfaat!